ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI KELURAHAN PASIR PUTIH KABUPATEN MANOKWARI (Studi Kasus : RT 002/RW 002 Kelurahan Pasir Putih Kabupaten Manokwari)
ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI KELURAHAN PASIR PUTIH KABUPATEN MANOKWARI (Studi Kasus : RT 002/RW 002 Kelurahan Pasir Putih Kabupaten Manokwari)
DOI:
https://doi.org/10.30862/jistech.v14i2.978Kata Kunci:
Clean Water Demand Water Availability Population Projection Water Distribution Drinking Water Supply SystemAbstrak
Peningkatan jumlah penduduk setiap tahun menyebabkan kebutuhan terhadap air bersih terus mengalami kenaikan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kebutuhan dan ketersediaan air bersih di masa yang akan datang. Dalam upaya memahami perbandingan antara kebutuhan air bersih dan jumlah air yang tersedia, diperlukan suatu kajian yang terarah dan sistematis. Untuk itu, diperlukan analisis yang dapat membandingkan jumlah air yang tersedia dengan kebutuhan air penduduk, sehingga dapat diketahui tingkat kecukupannya serta potensi kekurangan yang mungkin terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya kebutuhan air bersih serta tingkat ketersediaan air bersih di RT 002/RW 002, Kelurahan Pasir Putih, Kabupaten Manokwari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitian pada lokasi tersebut sebanyak 28 responden. Analisis data dilakukan melalui tahapan proyeksi jumlah penduduk, analisis kebutuhan air bersih, serta analisis ketersediaan air bersih guna mengetahui keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air dalam periode penelitian tahun 2025 hingga 2035. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih mengalami peningkatan setiap tahunnya seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Pada tahun 2035 diperoleh kebutuhan air bersih sebesar 1,494 liter/detik, untuk total ketersediaan air bersih di wilayah penelitian tercatat berada jauh di bawah kebutuhan air yang ada. Ketersediaan air per kapita di wilayah RT 002/RW 002 menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2025, nilai ketersediaan air per kapita sebesar 0,022 liter/jiwa/detik, dan menurun menjadi 0,019 liter/jiwa/detik pada tahun 2035. Penurunan ini disebabkan oleh pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat, sedangkan debit sumber air tetap konstan sebesar 4,715 liter/detik.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Felisia Malatta Banioni, Olivia Marie Caesaria Kesauliya, Adonia Pasinggi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
